Pernyataan Sikap Majelis Mujahidin tentang Bisnis Pulsatronik DBS

Pernyataan Sikap Majelis Mujahidin
tentang
Bisnis Pulsatronik DBS (Duta Business School) PT. Duta Future International

SALAM  DAHSYAT & GO FREEDOM!!!

“Tidak ada yang yang gagal di bisnis ini, yang ada hanyalah orang yang berhenti berjuang sebelum sukses.”

Untuk meraih keberhasilan, di bisnis ini diperlukan kerja keras. Tapi kabar baiknya, kerja keras tersebut tidak selamanya. Jika jaringan kita telah berkembang secara mandiri, kebebasan finansial dan kebebasan waktu akan menjadi milik Anda. Disaat itu, apa yang Anda inginkan selama ini telah tercapai karena uang dan waktu bukan menjadi masalah lagi buat Anda.

Demikianlah promosi untuk menarik pelanggan bisnis pulsatronik DBS. Dengan membayar hak usaha 200.000 rupiah melalui PT. DFI,  maka yang bersangkutan akan memperolah segudang janji perusahaan sebagai benefit.

Mengantisipasi penyalahgunaan sistim pengembangkan bisnis melalui IT (e-commerce) yang banyak diiklankan melalui internet, Majelis Mujahidin merasa perlu mengeluarkan pernyataan sikap berkenaan dengan adanya pihak-pihak yang merasa dirugikan dan didzalimi dengan jaringan bisnis tersebut. Sebagaimana program bisnis pulsatronik DBS yang diprakarsai oleh PT. Duta Future International Surapati Core Blok J-7, Jl PHH. Mustafa no.39 Bandung

Menimbang  bahwa;

  1. Adanya pengaduan sebagian umat Islam yang merasa dirugikan dan didzalimi dengan adanya jaringan bisnis tersebut di atas.
  2. Umat Islam perlu mendapat informasi yang jelas terhadap cara dan sistim jaringan bisnis dalam perspektif Syari’ah Islam.

Memperhatikan :

  1. Kegiatan bisnis adalah masalah mu’amalah yang harus dijalankan sesuai Syari’ah.
  2. Firman Allah Swt. Qs. An-Nisa’ 4:29, Al-Baqarah 2:188, Al-A’raf 7:85, Hud 11:85 dan Asy-Syu’ara 26:181-183, bahwa kegiatan bisnis tidak boleh saling mencurangi dengan merugikan dan mengambil hak orang lain atau membuat keputusan sepihak untuk mengambil manfaat didasarkan pada kerugian pihak lain dengan berbagai dalih.

Memutuskan :

  1. Kegiatan bisnis yang dilakukan secara virtual (barangnya tidak jelas), hanya berupa janji dan impian adalah merupakan cara bisnis yang haram. (HR. Imam Muslim15-1555, 16-1555)
  2. Iklan dan promosi dengan janji-janji yang berlebihan dan melanggar etika Islam sebagaimana pada program bisnis DBS tidak dibenarkan secara syar’i

Demikian pernyataan Majelis Mujahidin sebagai respon terhadap pelaksanaan bisnis virtual PT. Duta Future International yang ditawarkan melalui internet yang banyak merugikan customer yang tidak dapat menggunakan fasilitas yang sudah dijanjikan karena tidak dapat merekrut customer baru sesuai dengan target yang diharapkan.

Jogjakarta, 5 Mei 2009 M
17 Jumadilawal 1430 H

Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin
ttd-lajnah-lengkap

Dalil Hadits

15 – (1555) حدثنا يحيى بن أيوب وقتيبة وعلي بن حجر. قالوا: حدثنا إسماعيل بن جعفر، عن حميد، عن أنس؛

 أن النبي صلى الله عليه وسلم نهى عن بيع ثمر النخل حتى تزهو. فقلنا لأنس: ما زهوها؟ قال: تحمر وتصفر. أرأيتك إن منع الله الثمرة، بم تستحل مال أخيك.

(1555) – حدثني أبو الطاهر. أخبرنا ابن وهب. أخبرني مالك عن حميد الطوبل، عن أنس بن مالك؛

 أن رسول الله نهى عن بيع الثمرة حتى تزهى. قالوا: وما تزهى؟ قال: تحمر. فقال: إذا منع الله الثمرة، فبم تستحل مال أخيك.

16 – (1555) حدثني محمد بن عباد. حدثنا عبدالعزيز بن محمد عن حميد، عن أنس،

 أن النبي صلى الله عليه وسلم قال (إن لم يثمرها الله، فبم يستحل أحدكم مال أخيه؟).

Komentar